Strategi Pemasaran Dalam Meningkatkan Penjualan di Kedai Kopi Loa Moenjoel Djaya (Coffee Shop) Kecamatan Paseh-Majalaya Kabupaten Bandung
Abstract
Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap budaya ngopi dan gaya hidup kafe,
khususnya di kalangan generasi milenial dan Gen Z, kedai kopi di Indonesia mengalami
perkembangan yang pesat. Kedai kopi tidak hanya menjadi tempat menikmati minuman, tetapi
juga berfungsi sebagai ruang bersosialisasi, bekerja, dan berkreasi. Oleh karena itu, pemilik
kedai perlu menerapkan strategi pemasaran yang efektif untuk mempertahankan kelangsungan
usaha dan meningkatkan penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi
pemasaran yang diterapkan oleh Kedai Kopi Loa Moenjoel Djaya di Kecamatan Paseh,
Kabupaten Bandung, dengan menggunakan pendekatan analisis SWOT dan bauran pemasaran
7P. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data
melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi
pemasaran kedai melibatkan promosi aktif melalui media sosial seperti Instagram, WhatsApp,
ShopeeFood, dan GrabFood. Harga yang ditawarkan tergolong terjangkau dengan kualitas
produk yang tinggi. Faktor pendukung strategi pemasaran meliputi lokasi strategis, suasana
nyaman, produk berkualitas, pelayanan ramah, serta keterbukaan terhadap masukan pelanggan.
Adapun faktor penghambatnya adalah keterbatasan ruang saat hujan dan gangguan teknis
seperti mesin espresso yang overheat. Dengan strategi yang tepat dan responsif terhadap
kondisi pasar, kedai kopi ini mampu meningkatkan penjualan dan mempertahankan loyalitas
pelanggan. Disarankan untuk membangun interior baru untuk kenyamanan pelanggan dan
menambahkan karyawan atau staf.
Copyright (c) 2025 Prosiding FRIMA (Festival Riset Ilmiah Manajemen dan Akuntansi)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

1.png)











.png)