Analisis Pengendalian Kualitas Produk Tahu Dengan Menggunakan Statistical Quality Control (SQC) Pada Pabrik Tahu Cibuntu Mang Awet
Abstract
Industri tahu merupakan bagian penting dari sektor makanan di Indonesia. Salah
satu faktor utama yang menentukan keberhasilan perusahaan dalam
meningkatkan produksi dan menjaga kepuasan pelanggan adalah kualitas produk. Namun, Pabrik Tahu Cibuntu Mang Awet masih menghadapi permasalahan dalam
hal ini. Dari total 62.00 unit tahu yang diproduksi, sekitar 10,2% mengalami cacat, yang terbagi ke dalam empat kategori: tahu ahncur, tekstur lembek, salah
pemotongan, dan terkontaminasi kotoran. Oleh karena itu, diperlukan analisis
penyebab kecacatan produk selama proses produksi. Penelitian ini bertujuan
untuk mengkaji masalah kualitas tahu yang belum memenuhi standar perusahaan
dengan pendekatan Statistical Quality Control (SQC), guna mengetahui sumber
utama dari kerusakan produk, baik dari sisi mutu maupun proses produksi. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa mutu produk belum sepenuhnya
terkendali. Selama bulan Oktober 2024, rata-rata tingkat kerusakan per hari
mencapai 10%, dengan jumlah kerusakan sebanyak 6.337 unit. Rinciannya adalah
2.194 unit rusak karena hancur, 1.613 karena tekstur lembek, 1.737 karena
kesalahan pemotongan, dan 793 unit terkontaminasi kotoran.
Copyright (c) 2025 Prosiding FRIMA (Festival Riset Ilmiah Manajemen dan Akuntansi)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

1.png)











.png)