Analisis Pengendalian Kualitas Produk Tahu Dengan Menggunakan Statistical Quality Control (SQC) Pada Pabrik Tahu Cibuntu Mang Awet

  • Silva Anggraeni Universitas Teknologi Digital
  • Faldy Herdian Universitas Teknologi Digital
Keywords: Statistical Quality Control (SQC)

Abstract

Industri tahu merupakan bagian penting dari sektor makanan di Indonesia. Salah

satu faktor utama yang menentukan keberhasilan perusahaan dalam

meningkatkan produksi dan menjaga kepuasan pelanggan adalah kualitas produk. Namun, Pabrik Tahu Cibuntu Mang Awet masih menghadapi permasalahan dalam

hal ini. Dari total 62.00 unit tahu yang diproduksi, sekitar 10,2% mengalami cacat, yang terbagi ke dalam empat kategori: tahu ahncur, tekstur lembek, salah

pemotongan, dan terkontaminasi kotoran. Oleh karena itu, diperlukan analisis

penyebab kecacatan produk selama proses produksi. Penelitian ini bertujuan

untuk mengkaji masalah kualitas tahu yang belum memenuhi standar perusahaan

dengan pendekatan Statistical Quality Control (SQC), guna mengetahui sumber

utama dari kerusakan produk, baik dari sisi mutu maupun proses produksi. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa mutu produk belum sepenuhnya

terkendali. Selama bulan Oktober 2024, rata-rata tingkat kerusakan per hari

mencapai 10%, dengan jumlah kerusakan sebanyak 6.337 unit. Rinciannya adalah

2.194 unit rusak karena hancur, 1.613 karena tekstur lembek, 1.737 karena

kesalahan pemotongan, dan 793 unit terkontaminasi kotoran.

Published
2025-08-13
How to Cite
Anggraeni, S., & Herdian, F. (2025). Analisis Pengendalian Kualitas Produk Tahu Dengan Menggunakan Statistical Quality Control (SQC) Pada Pabrik Tahu Cibuntu Mang Awet. Proceeding FRIMA (Festival Riset Ilmiah Manajemen Dan Akuntansi), 8(1), 1936-1949. https://doi.org/10.55916/frima.v1i8.1185