Pengaruh Price Anchoring dan Social Proof terhadap Minat Beli Produk Fashion di Shopee

  • Muhammad Jamaludin Universitas Teknologi Digital
  • Aldy Santo Hegiarto Universitas Teknologi Digital
Keywords: Mahasiswa, Minat Beli, Price Anchoring, Shopee, Social Proof.

Abstract

Pitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh price anchoring (diskon) dan social proof (rating, ulasan, dan jumlah pembelian) terhadap minat beli mahasiswa terhadap produk fashion di platform Shopee. Fenomena pertumbuhan e-commerce di Indonesia, khususnya di kalangan mahasiswa sebagai digital native, menjadi dasar pentingnya penelitian ini. Pendekatan kuantitatif eksplanatori digunakan dengan teknik purposive sampling terhadap 97 mahasiswa Digitech University pengguna Shopee. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa baik price anchoring (β=0,220; p=0,236) maupun social proof (β=0,147; p=0,322) tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap minat beli. Secara simultan, kedua variabel hanya menjelaskan 3% dari variasi minat beli (R²=0,03; p=0,237). Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa sebagai konsumen digital cenderung kritis terhadap strategi pemasaran konvensional seperti diskon dan ulasan. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pelaku bisnis fashion online untuk mengembangkan pendekatan yang lebih inovatif seperti pengalaman konsumen, kolaborasi dengan mikro-influencer, dan program loyalitas yang terpersonalisasi. Studi ini juga membuka ruang eksplorasi untuk variabel mediasi seperti kepercayaan merek dan kualitas produk dalam penelitian selanjutnya.

 

Published
2025-08-13
How to Cite
Jamaludin, M., & Hegiarto, A. (2025). Pengaruh Price Anchoring dan Social Proof terhadap Minat Beli Produk Fashion di Shopee. Proceeding FRIMA (Festival Riset Ilmiah Manajemen Dan Akuntansi), 8(1), 1984-1992. https://doi.org/10.55916/frima.v1i8.1193