Analisis Kualitas Pelayanan dan Fasilitas terhadap Kepuasan Pasien Klinik Pratama Mulia Medika

Analisis Kualitas Pelayanan dan Fasilitas terhadap Kepuasan Pasien Klinik Pratama Mulia Medika

  • Mutiara Nurul Fajriah Universitas Teknologi Digital

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan fasilitas terhadap kepuasan pasien di Klinik Pratama Mulia Medika. Isu ini menjadi penting karena kepuasan pasien merupakan indikator utama keberhasilan pelayanan kesehatan, yang sangat dipengaruhi oleh mutu layanan dan sarana pendukung yang tersedia. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada tiga orang pasien sebagai informan utama serta penyebaran kuesioner kepada 30 responden sebagai data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima dimensi kualitas pelayanan, yaitu keandalan, ketanggapan, jaminan, empati, dan bukti fisik berkontribusi besar terhadap persepsi positif pasien. Selain itu, kondisi fasilitas yang meliputi kebersihan, kenyamanan, kelengkapan alat medis, serta keberadaan fasilitas pendukung seperti ruang tunggu juga memperkuat pengalaman pasien selama berada di klinik. Informan menyatakan bahwa pelayanan yang cepat, ramah, dan suasana klinik yang bersih serta tertata rapi memberikan kesan profesional. Data kuesioner turut mendukung temuan ini dengan mayoritas responden menyatakan puas terhadap layanan dan fasilitas yang diberikan. Temuan ini menegaskan bahwa pelayanan yang prima dan fasilitas yang memadai merupakan kombinasi penting dalam membentuk kepuasan pasien. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat pemahaman mengenai kualitas layanan kesehatan berbasis pengalaman pasien dan menjadi rujukan dalam pengambilan kebijakan pengelolaan fasilitas pelayanan primer.

 

Published
2025-08-13
How to Cite
Fajriah, M. (2025). Analisis Kualitas Pelayanan dan Fasilitas terhadap Kepuasan Pasien Klinik Pratama Mulia Medika. Proceeding FRIMA (Festival Riset Ilmiah Manajemen Dan Akuntansi), 8(1), 1923-1927. https://doi.org/10.55916/frima.v1i8.1195