Analisis Penerapan Environmental Accounting Pada Perlakuan Atas Biaya Lingkungan Di Puskesmas Cipageran Kota Cimahi
Abstract
Puskesmas Cipageran Kota Cimahi merupakan instansi pemerintah yang berstatus sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di bidang kesehatan. Dalam pelaksanaan layanan kesehatannya, Puskesmas ini memiliki potensi menghasilkan limbah, baik limbah medis padat maupun cair. Pengelolaan limbah tersebut menjadi penting untuk menghindari dampak negatif terhadap lingkungan, termasuk bagi pegawai Puskesmas, pasien, pengunjung, serta masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan akuntansi lingkungan di Puskesmas Cipageran, perlakuan terhadap biaya lingkungan, serta kendala yang dihadapi dalam pengelolaan limbah dan pelaksanaan akuntansi lingkungan. Metodologi penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan penelaahan laporan keuangan yang memuat informasi terkait biaya lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Puskesmas Cipageran telah menjalankan tahapan akuntansi, seperti identifikasi, pengakuan, pengukuran, pencatatan, dan penyajian biaya lingkungan. Biaya lingkungan telah dicatat sesuai dengan tanggung jawab institusi dalam pengelolaan limbah. Namun, salah satu kendala yang dihadapi adalah kurangnya tenaga kerja khusus yang bertugas mengoperasikan sistem instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
Copyright (c) 2025 Prosiding FRIMA (Festival Riset Ilmiah Manajemen dan Akuntansi)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

1.png)











.png)