Analisis Motivasi Kerja Pegawai ASN Di Disperkimtan Kabupaten Bandung
Abstract
Penelitian ini mengkaji kondisi motivasi kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) serta upaya peningkatannya di Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bandung. Isu motivasi kerja menjadi penting mengingat peran strategis ASN dalam mendukung kinerja pelayanan publik, sementara prapenelitian mengidentifikasi berbagai kendala seperti peran ganda, kelelahan fisik, dan rutinitas monoton. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta melibatkan dua informan kunci yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja ASN secara umum tergolong cukup baik, yang tercermin dalam lima indikator motivasi menurut Mangkunegara: kerja keras, tingkat cita-cita yang tinggi, keberanian mengambil risiko, tanggung jawab, dan kemampuan bersaing. Namun demikian, ditemukan kendala spesifik seperti beban kerja berlebih pada ASN perempuan (tercatat pada 24 orang) serta ketidakkonsistenan disiplin pada sekitar 6,5% pegawai. Upaya peningkatan motivasi telah dilakukan melalui perbaikan lingkungan kerja, penguatan relasi antarpegawai, dan sistem supervisi yang lebih terstruktur. Penelitian ini menekankan pentingnya penguatan pengawasan lintas level sebagai strategi berkelanjutan. Temuan ini memberikan kontribusi praktis dalam merancang kebijakan peningkatan motivasi kerja di Disperkimtan dan dapat menjadi rujukan bagi instansi pemerintah lainnya dalam mengatasi isu serupa secara strategis dan sistematis.
Copyright (c) 2025 Prosiding FRIMA (Festival Riset Ilmiah Manajemen dan Akuntansi)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

1.png)











.png)