Pengaruh Waktu Tunggu Terhadap Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Solokan Jeruk
Abstract
Waktu tunggu rawat jalan merupakan indikator mutu pelayanan yang berdampak pada kepuasan pasien, dihitung sejak pendaftaran hingga pasien meninggalkan Puskesmas, dengan standar waktu < 60 menit. Survei pendahuluan pada 20 responden menunjukkan 65% mengalami waktu tunggu sedang (30–60 menit), 25% lama (>60 menit), dan 10% cepat (<30 menit). Dari segi kepuasan, 40% menyatakan puas dan cukup puas, 10% sangat puas, dan tidak puas. Metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan survei analitik dan desain cross sectional, serta 100 responden dipilih menggunakan purposive sampling. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square, serta uji Fisher’s exact test jika syarat tidak terpenuhi. Hasil menunjukkan rata-rata waktu tunggu 34,33 menit (kategori sedang). Kepuasan pasien berdasarkan lima dimensi Servqual sebagian besar tergolong “puas”, kecuali dimensi tangible “cukup puas”. Indeks kepuasan mencapai 77,41%. Uji Fisher’s exact test menunjukkan nilai p = 0,028 (< 0,05), yang berarti terdapat pengaruh antara waktu tunggu dan tingkat kepuasan pasien. Waktu tunggu menjadi faktor penting dalam membentuk kepuasan atau ketidakpuasan pasien.
Copyright (c) 2025 Prosiding FRIMA (Festival Riset Ilmiah Manajemen dan Akuntansi)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

1.png)











.png)