Evaluasi Alat Pengukur COD dalam Sistem Pengendalian Kualitas Air Limbah Industri
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja alat ukur Chemical Oxygen Demand (COD) dalam sistem pengendalian kualitas air limbah industri melalui studi kasus di Laboratorium PT. Kharisma Sejahtera Lestari. Pengukuran COD merupakan parameter penting dalam menentukan seberapa besar kandungan bahan organik dalam air limbah dan sejauh mana efektivitas proses pengolahan yang dilakukan. Pengukuran dilakukan menggunakan metode spektrofotometri dengan pendekatan kuantitatif dan eksperimen. Sampel air limbah diambil dari titik inlet dan outlet instalasi pengolahan air limbah, kemudian dianalisis menggunakan spektrofotometer setelah melalui tahap pemanasan dan reaksi kimia dengan reagen COD. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa kadar COD mengalami penurunan dari 665 mg/L pada inlet menjadi 112 mg/L pada outlet, dengan efisiensi pengurangan sebesar 83,15%. Penurunan ini mencerminkan efektivitas proses pengolahan limbah dan menunjukkan bahwa alat ukur bekerja secara akurat dan dapat diandalkan. Selain itu, kinerja alat juga sangat dipengaruhi oleh kompetensi operator serta pemeliharaan berkala terhadap perangkat pengukuran. Temuan ini menunjukkan bahwa manajemen operasional laboratorium yang baik sangat berperan dalam menjamin kualitas hasil pengukuran dan mendukung kepatuhan terhadap regulasi lingkungan. Evaluasi ini diharapkan menjadi acuan dalam peningkatan sistem pengendalian mutu air limbah di industri.
Copyright (c) 2025 Prosiding FRIMA (Festival Riset Ilmiah Manajemen dan Akuntansi)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

1.png)











.png)